TRENDING NOW

Inspirasi News

Jakarta, SindoNews.id - Pendiri Haji Beceng Center (HBC) HR. Khotibi Achyar atau yang akrab disapa Haji Beceng menggelar Milad ke-16 HBC, sekaligus halalbihalal pasca Idul Fitri 1443 H.

Kegiatan tersebut digelar di kediamannya, di Perumahan Daan Mogot Estate Blok H.A. No.33 RT. 08/RW. 015, Kelurahan Kapuk, Kecamatan Cengkareng, Jakarta barat. Sabtu (21/5/2022).

Dalam sambutannya, H. Beceng mengatakan, silaturahmi adalah cerminan ajaran Islam, yang sudah menjadi budaya bangsa Indonesia.

"Ini ajaran agama Islam, yang menekankan sikap persaudaraan, persatuan, dan saling berbagi kasih sayang," ucap H. Beceng.

Acara semakin meriah saat H. Beceng turut bernyanyi. Para undangan pun ikut berjoget, terlebih ada pembagian doorprize dengan hadiah utama Umroh yang sepenuhnya di biayai oleh H. Beceng.

Kemeriahan Milad itu, turut dihadiri Kapolsek Cengkareng Kompol Ardhie Demastyo, Kanit Binmas AKP. Wiyanto, Binmas Aiptu Sudarto, Lurah Cengkareng Timur Boy Raya Purba, Sekkel Sahono Sahlan, Ustadz Akri Patrio', Ustadz Fikri Zainal, serta segenap RW Se-Cengkareng Timur. (La)

Inspirasi News

Wartawan : Redho
Surabaya, SindoNews.id - Petugas Kepolisian Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, dalam penanganan terkait kasus ambrolnya seluncuran Kenpark di Kenjeran Surabaya, sampai saat terus ini memeriksa sejumlah saksi.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Kasat Reskrim AKP Arief Ryzki Wicaksana S.I.K, M.S.i menjelaskan sudah memeriksa 14 orang sebagai saksi, serta 6 orang dari korban, dan 8 orang dari pihak manajemen Kenpark Kenjeran Surabaya. 

"Pada hari ini Jumat, kita masih melakukan pemeriksaan tambahan terhadap para korban yang sudah sembuh untuk memberikan keterangan di ruang penyelidikan di Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya," ungkap AKP Arief. 

Dikatakan, Kasatreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya masih ada 2 korban yang belum bisa diperiksa karena masih dalam perawatan di rumah sakit. 

"Semoga dalam waktu dekat, pada Senin depan (23/05/2022), kita dari Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya sudah bisa menerima hasil Laboratorium Forensik (LABFOR),"lanjut AKP Arief. 

Kasat Reskrim menambahkan untuk potensi adanya tersangka terkait seluncuran di Kenpark Kenjeran Surabaya, pihak Kepolisian Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, masih perlu melengkapi semua pemeriksaan.

"Masih ada sekitar dua orang yang akan kita lakukan pemeriksaan. Nanti setelah kita proses semua lengkap baik dari korban dan pihak manajemen, dan untuk hasil dari labfor, akan kita gelar press release lanjutan," pungkasnya. 

Inspirasi News

Surabaya, SindoNews.id - Hendak mengirim barang curian ke wilayah Madura, tiga kawanan pencuri kendaraan bermotor ditangkap oleh unit Reskrim Polsek Karangpilang Surabaya.

Ketiga pelakunya, M. Rizky Nur Rochman alias CC (20) warga Jalan Sidosermo 1, Surabaya.
Dia berperan sebagai eksekutor.

Moch. Yunus Zainudin (26) asal Dusun Sudimoro Kutorejo Mojokerto. Perannya, sebagai pengawas.

Pelaku ketiga, Ridwan Hartanto (22) asal Jalan Rambutan 2 Ds. Pranti Kecamatan Sedati, Kota Sidoarjo yang berperan sebagai joki.

Mereka saat itu menggasak motor milik warga Jalan Perjernihan Dalam, Ngagel pada, Kamis 19 Mei 2022 sekitar pukul 13.30 WIB.

Unit Rerskrim Polsek Karangpilang yang menerima laporan dari korban pada  Kamis 19 Mei 2022, mendapat informasi adanya kelompok pelaku pencurian sepeda motor yang sudah berhasil mendapatkan sepeda motor Yamaha Lexi merah.

“Kelompok ini sedang berkumpul di Sidosermo 1, rumah Rizky Nur yang bersiap-siap mengirim hasil curanmor ke Madura,” kata Kapolsek Karangpilang Kompol Eko Sudarmanto, Jumat (20/5/2022).

Selanjutnya dilaksanakan penangkapan dan penggeledahan terhadap para tersangka, dan berhasil ditemukan barang bukti motor korban.

Usai ditangkap, tersangka dan barang bukti dibawa ke Mapolsek Karangpilang guna proses lanjutan.

Akibat ulah pelaku, korban dirugikan berupa sepeda motor Yamaha Lexi warna merah nopol L 4612 PT milik Abdul Wahib.

Keterangan lain yang didapat petugas yakni, hasil interogasi pelaku sudah berhasil melakukan pencurian di 5 lokasi yang berbeda pada bulan April hingga Mei 2022.
Mereka mencuri di Jalan Krukah, Siwalankerto, Nginden Intan, Wonokromo, dan Ngagel Rejo.

“Pelaku M. Rizky dan Moch. Yunus adalah resedivis pada kasus yang sama, curanmor yang pernah ditangani oleh Polsek Wonocolo tahun 2018. Mereka menjual hasil kejahatannya ke pulau Madura dengan sistem COD di Bangkalan,” pungkas Kapolsek. (Redho)

Inspirasi News

By : lala

Jakarta, SindoNews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mempersilahkan masyarakat ikut memburu Harun Masiku, kader PDIP yang menjadi buronan kasus korupsi.

Namun, KPK meminta kepada masyarakat dalam pemburuan tersebut, dilakukan dengan menggunakan biaya sendiri alias tak diongkosi lembaga antirasuah itu.

"Kalau enggak percaya boleh ikut juga, tapi biaya sendiri. Misalnya kami kemana, saya akan cek, misalnya nanti dengan bantuan kepolisian, kami siap," kata Karyoto, Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, dalam konferensi pers. Jumat (20/5/2022).

Karyoto menerangkan, pihaknya hingga saat ini masih belum mengetahui keberadaan Harun Masiku, yang sudah buron sekitar dua tahun lalu.

Ia menghimbau bila ada masyarakat yang mengetahui keberadaan Harun, agar segera melaporkan ke KPK.

"Apabila ada masyarakat siapapun yang mengetahui keberadaan Harun, atau paling enggak, miriplah, boleh lapor pada kami," ujarnya.

Untuk diketahui, Harun sudah lebih dari dua tahun menghilang. Harun harus berhadapan dengan hukum karena diduga menyuap mantan Komisioner KPU Wahyu Setiawan agar bisa ditetapkan sebagai pengganti Nazarudin Kiemas yang lolos ke DPR, namun meninggal dunia.
 

Inspirasi News

Wartawan : Redho

Surabaya, SindoNews.id - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kota Surabaya menggelar Senam Indonesia Cinta Tanah Air (SICITA) di 32 lokasi, Jumat (20/5/2022). 

Kegiatan tersebut dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional. Para pengurus, kader, kalangan milenial, kalangan perempuan dan masyarakat umum ikut ambil bagian. Tercatat ada 3.452 peserta mengikuti senam SICITA di Kota Surabaya.

Untuk DPC PDIP Kota Surabaya, senam dipusatkan di Taman Bungkul. Ada sebanyak 269 peserta yang berpartisipasi. Di antaranya dari pengurus badan-badan PDIP, kader perempuan, pengurus Bamusi, kalangan milenial dari Taruna Merah Putih dan Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem), organ sayap PDI Perjuangan.

SICITA di Taman Bungkul dihadiri Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya Adi Sutarwijono, Sekretaris DPC PDIP Surabaya Baktiono, Bendahara DPC PDIP Surabaya Taru Sasmito, Wakil Wali Kota Surabaya Armuji dan jajaran pengurus tingkat kota. Dihadiri pula sejumlah anggota DPRD dari Fraksi PDIP, Budi Leksono, Agatha Retnosari, Abdul Ghoni Mukhlas Niam.

Pimpinan dan anggota Fraksi PDIP yang lain, mengikuti senam SICITA dari wilayah kecamatan masing-masing. Mereka membaur dengan pengurus, kader dan warga kampung.

“Kami peringati Hari Kebangkitan Nasional dengan melakukan Senam Cinta Tanah Air atau SICITA. Adalah kebanggaan bagi kader-kader Banteng Kota Surabaya.

"Kami dapat mengikuti kegiatan nasional DPP PDIP di 32 titik di kota ini. Dengan meriah, penuh semangat dan gembira. Mensana in corporo sano, di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat. Kami bekerja dan mengabdi, menggerakkan organisasi dalam melayani rakyat, dengan tubuh yang sehat, dengan jiwa dan hati yang gembira,” kata Adi Sutarwijono.

Wakil Wali Kota Surabaya Armuji menambahkan, tugas dari seluruh kader dan pengurus untuk menyosialisasikan senam SICITA kepada warga masyarakat.

“Kami jalankan tugas pengabdian dengan jiwa dan pikiran yang sehat,” kata Armuji.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi tidak bisa hadir mengikuti senam SICITA. Sebab pada saat yang sama harus memimpin upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional di Balai Kota Surabaya.

“Salam dan tetap semangat untuk kader-kader Banteng di seluruh Surabaya,” kata Eri Cahyadi, melalui pesan singkat.

“Semua kader dan pengurus antusias, all out, untuk melakukan senam SICITA,” ujar Ketua PAC PDIP Genteng Mohammad Jupri yang menggelar kegiatan di pelataran parkir THR.

“Semangat, mantapp puolll,” kata Ketua PAC PDIP Gununganyar Reksa Ningsih yang menggelar senam SICITA di lapangan Gununganyar.

Sementara anggota Fraksi PDIP DPRD Kota Surabaya Dyah Katarina menggelar SICITA di pelataran depan rumahnya. Bersama kader dan pengurus PDI Perjuangan, serta masyarakat umum.

“Semua fresh. Toppp, PDI Perjuangan,” kata Dyah Katarina mengacungkan jempol.

Di Kecamatan Gubeng, SICITA digelar di halaman Balai RW 7, Kelurahan Kertajaya. Sebanyak 127 peserta mengikuti senam.

“Semua semangat, gembira,” kata Ketua PAC PDIP Gubeng Hanif Rifki.

Lalu di Wiyung, SICITA digelar di lapangan Dukuh Sumberan, Balas Klumprik.

“Sukses dan semangat untuk semua kader PDI Perjuangan,” ujar Ketua PAC PDIP Wiyung Kinaryo.

Inspirasi News

Wartawan : Redho

Surabaya, SindoNews.id - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Surabaya mengoptimalkan pelayanan perekaman KTP elektronik di Kota Pahlawan, Jatim, dengan menyasar warga di area sekolah dan kampung.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Surabaya Agus Imam Sonhaji di Surabaya, Jumat (20/5/2022), mengatakan, pelayanan yang diberi nama Jemput Bola Administrasi Kependudukan (Jebol Anduk) ini untuk melayani penduduk Kota Surabaya yang akan melakukan perekaman KTP elektronik.

Jemput bola administrasi kependudukan di salah satu sekolah di Surabaya

“Setelah kami melakukan pelayanan daring melalui aplikasi Klampid (Kelahiran, Kematian, Kartu Keluarga, Surat Pindah) yang bisa diakses dari rumah, ternyata ada informasi bahwa masih ada sekian persen warga Surabaya yang belum terjangkau atau belum mendapatkan layanan tersebut,” kata Agus.

Mereka ini, lanjut Agus, ada yang sudah tua, sakit dan juga ada yang tidak sakit tapi memang tidak memiliki ponsel yang tersambung internet.

“Mereka yang belum tersentuh itulah yang kami sasar. Kami sadar bahwa semua masyarakat harus mendapatkan pelayanan yang sama, baik yang paham atau tidak paham, baik yang tua ataupun muda. Akhirnya, kami jemput bola kepada mereka-mereka ini,” kata dia.

Menurut Agus, jemput bola yang dilakukan itu dibagi menjadi dua, yaitu goes to school dan goes to kampung. Bagi Agus, goes to school ini penting dilakukan karena terkadang anak-anak yang sudah berusia 18 tahun masih enggan untuk melakukan perekaman KTP elektronik, mereka terkesan santai-santai saja meskipun belum punya KTP.

“Makanya, kami datangi mereka ke sekolah-sekolahnya, dan akhirnya mereka pun bersemangat untuk melakukan perekaman KTP ini,” ujar dia.

Selain itu, kata dia, yang tidak kalah pentingnya juga goes to kampung. Layanan ini menyasar warga yang sudah berusia lanjut, sakit, dan warga-warga yang tidak bisa memanfaatkan layanan Klampid. 

Dalam layanan ini, Dispendukcapil bekerja sama dengan pihak kelurahan untuk mengumpulkan warga-warganya yang belum tersentuh Klampid.

“Jadi, Pak Lurah mengumpulkan beberapa warganya di balai RW, ada yang hanya 10 orang, ada yang 15 itu dikumpulkan, lalu kami datangi kampung-kampung itu dengan armada Jebol Anduk itu,” kata Agus.

Sebenarnya, lanjut dia, inovasi ini sudah ada sejak dulu, namun dulu masih belum masif karena armada Jebol Anduk milik Dispendukcapil hanya ada satu.

Namun, setelah mendapatkan CSR dari Bank Jatim dengan bantuan 4 armada dan 4 alat perekaman, akhirnya kini Dispendukcapil bisa lebih masif melakukan program goes to school dan goes to kampung.

“Nah, kampung itu tentu tidak hanya perkampungan, tapi juga rusun-rusun, itu kampung juga,” kata dia.

Agus menegaskan bahwa melalui berbagai program jemput bola ini, ia berharap layanan Adminduk di Kota Surabaya ini dapat menyasar kepada semua warga Kota Surabaya. Itulah tujuan dan harapan kami,” kata Agus.


Inspirasi News

Jambi, SindoNews.id -  Tantangan perbankan di era digital, siap dihadapi Bank Jambi.

Bank Jambi menyadari bisnis perbankan terutama sebagai BPD, tidak lagi dapat mengandalkan captive market seperti ASN.

Saat ini, ekspansi ke segmen pasar baru, dan digitalisasi menjadi kebutuhan demi memacu pertumbuhan.

Untuk mengimbangi hal ini, Bank Jambi terus meningkatkan infrastruktur digital.

“Ya, Bank Jambi harus mampu beradaptasi dengan tantangan perbankan di era digital. Kami terus berusaha mengembangkan infrastruktur teknologi untuk mendigitalisasi operasional, produk, dan ditribusi,” kata Direktur Utama Bank Jambi Yunsak El Halcon.

Yunsak El Halcon mengatakan, digitalisasi sangat penting guna menghadapi jasa pelayanan digital yang semakin meningkat kualitasnya dari pelaku finansial lain. Contohnya fintech, bank digital dan neo bank.

Pelayanan digital ini sekaligus mempertahankan posisinya di pasar finansial perbankan di Provinsi Jambi.

"Kini Bank Jambi sudah melakukan pemantapan sistem perbankan sejak 2015. Sistem dan infrastruktur telah di-upgrade untuk dapat menghadapi tuntutan perbankan dan digitalisasi yang semakin intensif," ujarnya.

Selain itu, kata Yunsak El Halcon, Bank Jambi sudah identifikasi segmen pasar baru yang menarik.

Seperti, pesantren dan sekolah, UMKM, koperasi, warung dan toko atau restoran.

Bukan itu saja, Bank Jambi juga sudah memberikan kemudahan bagi pelaku UMKM untuk mengembangkan bisnis mereka seperti partner supplier barang, fintech, ecommerce dan pelaku industri.

Bank Jambi juga mendukung kebijakan pemerintah dalam menjaga iklim industri perbankan daerah dan menggandeng partner-partner yang dapat membantu transformasi Bank Jambi menghadapai tantangan sistem maupun infrastruktur dan jaringan.

"Pada intinya, kita akan main di bisnis digital UMKM, dan seterusnya mengembangkan marketplace sesama UMKM,” imbuhnya.

Saat ini, pengembangan ekosistem digital keuangan digagas agar dapat menciptakan akses finansial yang setara melalui teknologi yang dapat melahirkan produk berkualitas tinggi dan bisnis yang sustainable. (Lk)

Inspirasi News

Jakarta, SindoNews.id - Kementerian Luar Negeri Indonesia buka suara usai Singapura menolak masuk Ustad Abdul Somad (UAS) dan menyebut ekstremis dan menyebarkan segregasi.

"Begini, kalau kita lihat sebenarnya dalam praktik negara selama ini, negara berdasarkan yurisdiksi dan ketentuan hukum yang berlaku di negaranya, bisa saja menerima seseorang masuk ke wilayah teritorial nasional berdasarkan berbagai pertimbangan," ujar Teuku Faizasyah, Jubir Kemlu, dalam konferensi pers virtual. Kamis (19/5/2022).

"Dan kita tak selalu tahu apa pertimbangan tersebut. Jadi apakah kita harus kemudian diminta memberi penjelasan? Tidak selalu," ia melanjutkan.

Faizasyah menerangkan, Indonesia juga memiliki aturan keimigrasian sendiri yang berhak memutuskan siapa saja yang bisa masuk dan tidak ke wilayah negara ini.

Selama Januari hingga 17 Mei 2022, Indonesia juga menolak 452 WNA di Bandara Soekarno Hatta dengan berbagai alasan keimigrasian.

Sebelumnya, UAS menjadi perhatian publik usai mengklaim dirinya dideportasi Singapura.

Pernyataan itu, ia sampaikan melalui media sosial Instagramnya, pada Selasa (17/5/2022).

"UAS diruang 1x2 meter seperti penjara di imigrasi, sebelum dideportasi dari Singapore," tulis UAS di Instagram. (Lk)

Inspirasi News

Wartawan : Redho

Surabaya, SindoNews.id - MA sopir angkot pelaku pencabulan DS dan DA, dua siswi SMA asal Bangkalan, Pulau Madura, telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polrestabes Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

“Sudah ditetapkan sebagai tersangka dan dikenakan pasal pencabulan, Pasal 82 ayat 1 Jo pasal 76 E UUD RI No 17 tahun 2016 tentang Perlindungan Anak dengan hukuman kurungan sekitar 5 – 15 tahun penjara,” terang Ipda Suroto Kasi Pelabuhan Tanjung Perak pada media saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (19/5/2022).

Kedua korban merupakan anak di bawah umur, maka tindak lanjut proses penyidikan dilimpahkan ke Unit PPA Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak.

Suroto menceritakan, pelaku berhasil diamankan karena keberanian DS yang melawan saat mendapat perlakuan tidak senonoh dari pelaku. Juga bantuan dari Rifai salah satu warga Asemrowo Gang I yang berinisiatif untuk melaporkan kejadian ini ke Mapolsek Asemrowo.

Kejadian bermula saat korban DS dan kawannya DA menaiki angkot yang disopiri pelaku sepulang sekolah kemarin Rabu (18/5/2022) sekitar pukul 10.40 WIB. Keduanya, kata Suroto, memang biasa naik angkot saat pulang sekolah.

Waktu itu ada sekitar enam penumpang di dalam angkot. Dari sekolah, rencananya DS dan DA turun di Pasar Patemon Bangkalan.

“Namun bukannya diantar ke tujuan, sekitar pukul 11.45 WIB, kedua siswi ini justru dibawa menyeberang Jembatan Suramadu menuju Kota Surabaya. Dengan alasan sopir akan mengambil barang terlebih dulu di daerah Tandes Grand Pakuwon. Saat itu di dalam angkot masih ada tiga penumpang lain,” terang Suroto.

Tiga penumpang lain ini kata Suroto, turun di Kedung Cowek. Akhirnya hanya tersisa DA, DS dan sopir di dalam angkot.

Dalam pengakuan pelaku, korban sempat dibawa putar balik masuk gang-gang kecil.

“Waktu tinggal bertiga, sopir minta salah satu pindah ke depan. Alasannya bangku belakang mau dipakai untuk memuat barang,” lanjutnya

Kata Suroto, akhirnya DS pindah ke bangku depan di samping sopir. Di sinilah tindak pencabulan itu bermula.

“Saat pindah ke bangku depan ini si sopir sudah mulai aneh-aneh. Ini kejadiannya saat melintas di Jalan Asemrowo Kali,” katanya.

Suroto mendapat keterangan bahwa korban DS sempat melawan.

“Si DS ini melawan, dia bilang ‘jangan begini pak’ pakai bahasa Madura sambil tangannya menangkis si sopir. Akhirnya si sopir berhenti aneh-aneh. Tapi tidak lama begitu lagi,” papar Suroto.

DA dan DS yang sama-sama takut dan merasa ada yang tidak beres memberanikan diri untuk lompat keluar angkot.

“Akhirnya DA yang duduk di bangku belakang memutuskan melompat keluar. Dia bisa lompat karena mikrolet sempat melambat saat ada yang menyeberang di Jalan Asemrowo Kali. Lalu disusul lompat sama si DS,” terangnya.

Suroto melanjutnya, ada kemungkinan sopir merasakan gelagat DS yang akan mengikuti kawannya yang sudah lompat duluan sehingga pelaku sempat menahan dan memegang tangan DS. Tapi langsung ditangkis oleh DS.

DS yang berhasil menyusul DA kabur dari sopir cabul tersebut akhirnya meminta pertolongan warga sekitar.

“Setelah itu mikrolet Suzuki Carry nopol P 1520 HC langsung melaju kencang. Takut tertangkap massa, dia bablas karena dua anak ini hanya melompat tidak teriak,” ujarnya.

Setengah terjatuh, keduanya langsung ditolong oleh warga sekitar.

Berbekal nomor polisi angkot tersebut, Rifai yang kala itu mendengar cerita dari DA dan DS langsung berinisiatif untuk melaporkan pelaku ke Mapolsek terdekat di Asemrowo.

Menindaklanjuti laporan korban dan warga sekitar, Kompol Hari Kurniawan Kapolsek Asemrowo langsung menghubungi Command Centre untuk melakukan pemantauan jalur-jalur yang mungkin dilalui oleh angkot agar dapat diamankan karena diduga pelaku penculikan.

“Sekitar pukul 14.30 WIB, mobil sebagaimana ciri-ciri yang disampaikan diketahui melintas di Jalan Perak Timur putar balik ke arah Jalan Rajawali. Saat itulah Polres Pelabuhan Tanjung Perak mengamankan mobil dan pelaku,” kata dia.

Lalu sekitar pukul 14.45 WIB, kata Suroto, Kapolsek Asemrowo mengumpulkan korban dan pelaku untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

“Sampai saat ini proses hukum terus berjalan,” katanya.

Saat ini DA dan DS sudah pulang ke rumah masing-masing dijemput kedua orang tuanya seusai dimintai keterangan kemarin malam hingga pukul 22.00 WIB.

“Proses hukum ini kita lakukan agar tidak muncul kejadian serupa menimpa anak-anak kita. Apalagi masih di bawah umur,” tegas Suroto.

Suroto pun mengapresiasi keberanian korban dalam melawan pelaku.

“Keberanian melawan ini penting. Segera laporkan petugas agar kasus-kasus seperti ini tidak terulang dan ada efek jera bagi pelaku. Biar tidak sembarangan,” tandasnya.

Suroto juga mengapresiasi sikap tanggap warga Asemrowo dan Polsek Asemrowo dalam menangani kasus ini.

“Di samping proses hukum yang berjalan. Nanti akan ada pendampingan psikologis dari Pusat Pelayanan Terpadu untuk korban DS. Sebagai saksi korban, DA juga. Dua-duanya,” pungkasnya


Inspirasi News

Jakarta, SindoNews.id - Penantian cabor Taekwondo Indonesia untuk meraih emas pada pertandingan Taekwondo yang dihelat di Tay Ho Gymnasium, Tay Ho District pada hari ketiga, Rabu (18/5/2022) akhirnya tercapai.

Pencapaian manis tersebut diukir Taekwondoin Muhammad Bassam Raihan, yang berhasil meraih medali emas di nomor 63 kg.

Bassam tampil apik sepanjang turnamen dan berhasil mendulang emas. Setelah bertarung sengit dengan wakil Thailand, Tawin Hanprab di semifinal di partai final Raihan berhasil menang meyakinkan dengan skor telak 14 - 2 atas wakil Vietnam, Quang Tien Ngo.

Mariska Halinda yang tampil di nomor 57 kg putri,  harus puas meraih medali perunggu, usai langkahnya terhenti di semifinal. Mariska dikalahkan wakil Thailand, Phannapa Harnsujin.

Nasib serupa juga dialami Taekwondoin Indonesia di nomor 53 kg putri. Megawati Maheswari harus puas dengan medali perunggu usai mengakui keunggulan wakil Filipina, Baby Jessica Noveno.

Osanando Naufal yang tampil di nomor 74 kilogram putra juga harus puas mendapat medali perunggu. Osanando dikalahkan wakil Filipina, Dave Cea Cuenca.

Sampai hari ketiga perhelatan Sea Games cabor Taekwondo, Indonesia telah berhasil mengumpulkan 1 emas, 1 perak dan 8 medali perunggu.

Terkait keberhasilan Bassam meraih emas, Ketua Umum PBTI, Letjen TNI (Purn) Thamrin Marzuki sangat mengapresiasi atas capaiannya meraih medali emas.

"Seperti yang sudah saya prediksi sebelumnya bahwa Bussam akan tampil bagus dan dapat menyumbang emas," ujar Thamrin melalui keterangannya, Rabu (18/5/2022).

Sekjen KONI pusat yang juga merupakan Vice Chef de Mission (CdM) Indonesia untuk SEA Games ke-31 di Vietnam, Drs.Tb Lukman Djajadikusuma, menyampaikan ucapan selamat  atas prestasi  cabor Taekwondo.

Menurutnya, keberhasilan cabor Taekwondo meraih medali hingga hari ketiga ini karena kerja keras semua pihak. Dari pengurus, pelatih, atlet dan seluruh jajaran tim official yang terlibat.

“Selamat kepada Muhamad Bassan Raihan yang berhasil meraih emas untuk Indonesia pada Kyorugi senior 63 kg. Prestasi tersebut sangat membanggakan,” ujar Ade. (Lk)