Surabaya, SindoNews.id - Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kota Surabaya menggelar acara Tasyakuran Haji Tahun 2022 di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya, Sabtu (3/9/2022) pagi. Setidaknya ada sekitar 6 ribu jamaah yang mengikuti tasyakuran tersebut.

Ketua Umum IPHI Kota Surabaya Dr KH M Syukron Djazilan mengatakan, tasyakuran haji 2022 ini menjadi yang pertama kalinya sepanjang dibentuk IPHI Kota Surabaya.

“Jadi IPHI Surabaya memandang perlu (tasyakuran haji), karena setelah dua tahun pandemi tidak ada haji sehingga jamaah haji yang baru datang se-Kota Surabaya ini ada sejumlah 1.300, yang baru. Kemudian kita syukuri, kita slameti, kita doakan, dan supaya bersinergi dengan yang lama. Sehingga, tahun 2019 dan 2018 juga saya undang. Jadi semua yang hadir 6.000 jamaah,” ujar Syukron.

Ia berharap, ke depan alumni-alumni haji ini bisa terus meningkat kualitas imannya. Selain itu, juga meningkat amal sholeh, baik itu spiritual maupun sosialnya.

“Selanjutnya, ke depan bagaimana kita juga akan membangun ekonomi, ada usaha yang dikelola oleh IPHI dan sekarang sudah mulai jalan kecil-kecil. Jadi, kebersamaan, peningkatan keimanan, sholeh spiritual dan soleh sosial, sehingga benar-benar menjadi mabrur sepanjang hayat,” katanya.

Sementara itu, Ketua Panitia Tasyakuran Haji Dr H Siswanto menyampaikan bahwa IPHI Kota Surabaya mendapatkan pesan khusus dari Ketua Umum IPHI Provinsi Jatim yang sekaligus Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak.

Kata dia, Wagub Emil meminta agar seluruh anggota IPHI khususnya di Surabaya agar tetap menjaga persaudaraan.

“Pesan khusus dari Pak Wagub adalah, namanya (organisasi) persaudaraan, maka harus selalu bersaudara. Tidak ada golongan satu dengan yang lain antar anggota karena Ka’bah-nya sama, kiblatnya sama, tuhannya sama,” jelasnya.

Untuk diketahui, selain Wagub Emil Dardak, hadir pula dalam kesempatan itu Drs KH Moch Imam Chambali, Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Hj Laila Mufidah. Selain itu, hadir sejumlah tokoh di antaranya Dr Supardi, Dr Sujak, Hj Sringatin, Hj Haniah dan Hj Nasrul Nasihati, dan juga para tokoh ormas NU dan Muhammadiyah. (Redho)

Axact

Jangan Pernah Menunda Kebaikan, Karena Tidak Akan Ada Waktu Yang Tepat.

Post A Comment:

0 comments: