Tangerang, SindoNews.id - Muhammad Rizal Anggota Komisi IX DPR RI bersama BKKBN Banten gelar sosialisasi Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) program bangga kencana percepatan penurunan stunting bersama masyarakat Binong Kecamatan Curug kabupaten Tangerang.

Kegiatan sosialisasinya di gelar di gedung kitri bhakti curug, Jumat (19/1/2024). Kegiatan sosialisasi itu dihadiri dari berbagai elemen masyarakat, seperti tokoh agama, tokoh masyarakat, ketua RTRW, generasi milenial, pemuda pemudi, ibu-ibu pengajian dan lainnya. Walaupun cuaca sedang hujan masyarakat antusias menghadiri kegiatan sosialisasi tersebut.

Hadir sebagai narasumber Direktur Kesertaan KB BKKBN Pusat bapak Martin Suanta, Kepala Perwakilan BKKBN Banten Rusman Effendi, dan kepala Dinas DPPKB Kabupaten Tangerang Hendra Tarmidzi, beserta tim BKKBN Banten.

Dewan Muhammad Rizal mengatakan kegiatan sosialisasi ini gencar dilakukan agar masyarakat mengetahui bahwa mencegah stunting itu penting.

"Kita terus melakukan intervensi upaya-upaya pencegahan stunting seperti kegiatan sosialisasi ini, Kita berharap angka stunting ini terus turun, sehingga kedepannya di wilayah masyarakat kita tidak ada stunting," jelasnya.

Kedepan tahun 2045 Indonesia menuju 100 tahun Indonesia merdeka berharap menjadi Generasi Emas, menjadi negara yang besar, negara yang hebat, kuat, sejahtera, maka dari itu harus mempersiapkan generasi penerus bangsa yang cerdas, hebat dan kuat.

Dewan Rizal menyampaikan bahwa mencegah stunting ada beberapa faktor, pertama pola asuh anak harus benar, dan anak pun harus diberikan asupan gizi makanannya yang sesuai dengan umurnya.

"Saya menghimbau orang tua untuk sering membawa anak-anak balitanya periksa ke posyandu, agar kesehatan anak dapat diketahui pertumbuhan perkembangannya," terang Muhammad Rizal Politisi PAN asal daerah pemilihan Banten III, Tangerang Raya.

Dewan Rizal mengajak masyarakat  bersama-sama mulai sekarang peduli akan gizi tidak hanya pada keluarga saja, tetapi dengan sesama. Semua pihak bersama cegah stunting demi masa depan anak bangsa.

"Semoga masyarakat kita semakin baik kesehatannya dan masyarakat kita bahagia dan sejahtera, saya meminta kepada peserta agar menyampaikan ilmu program bkkbn ini di lingkungannya," harapnya

Sementara itu Martin Suanta dari BKKBN pusat mengatakan langkah-langkah sosialisasi seperti ini untuk melakukan percepatan penanganan stunting, untuk mencegah supaya tidak ada stunting baru, sehingga terciptanya zero stunting.

"Jadi penurunan dan pencegahan stunting penting dilakukan sedini mungkin untuk menghindari dampak jangka panjang yang merugikan. Stunting mempengaruhi perkembangan otak sehingga tingkat kecerdasan anak tidak maksimal. Hal ini berisiko menurunkan produktivitas pada saat dewasa." jelasnya

"Semoga kita bisa mencegah stunting baru, dan terciptanya zero new stunting, yang sudah stunting kita perbaiki kualitas hidupnya, agar menjadi lebih baik," ungkapnya.

Sementara itu Kepala Perwakilan BKKBN Banten Rusman Effendi menjelaskan tentang program bangga kencana dan percepatan penurunan stunting. 

"Penurunan stunting itu perlu dilakukan secara estapet dan terpadu tidak bisa berdiri sendiri, maka dari itu perlu bersama-sama. adapun bangga kencana yaitu pembangunan keluarga kependudukan dan keluarga berencana, bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup atau kualitas keluarga," terangnya

Ditempat yang sama kepala Dinas DPPKB Kabupaten Tangerang Hendra Tarmidzi mengatakan stunting itu adalah gangguan pertumbuhan perkembangan anak balita di bawah umur 5 tahun. Karena adanya gangguan gizi kronis dan penyakit infeksi berulang (kronis), ditandai dengan tinggi badan yang kurang normal.

"Maka dari itu orang tua harus memberikan asupan gizi yang berprotein untuk anak Balitanya. Seperti telur rebus, daging, ikan, sayuran dan buah. agar anak-anak kita menjadi sehat dan cerdas." Jelasnya

Selain itu perhatikan gizi seribu hari pertama anak, peran orang tua untuk mencegahnya, dengan memberikan ASI eksklusif dan imunisasi, Dan lakukan pemeriksaan rutin di puskesmas. Selain itu menggunakan akses sanitasi dan jaga kebersihan, serta aktip minum tablet tambah darah.

"Saat ini pemerintah daerah kabupaten Tangerang sedang intervensi melakukan program kegiatan kegiatan terhadap keluarga beresiko stunting, agar tidak terjadi stunting, dan yang sudah stunting kita berikan makanan bergizi dan di perhatikan melalui puskesmas," ungkap hendra

Sementara itu dalam testimoni salah satu peserta menyampaikan rasa bangganya dan mengapresiasi dewan Muhammad Rizal DPR RI fraksi PAN yang selalu memperhatikan sering turun ke masyarakat di wilayah curug.

Kegiatan sosialisasi itu pun diisi kuis seputar program BKKBN, dan ada hadiah dorprizenya.  Semua pesertanya pun sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut, dalam testimoni masyarakat meminta kegiatan sosialisasi tersebut untuk lebih di gencarkan lagi oleh pemerintah. Rill/Red

Axact

Jangan Pernah Menunda Kebaikan, Karena Tidak Akan Ada Waktu Yang Tepat.

Post A Comment:

0 comments: