Karanganyar, 27 Maret 2026 - Momen Lebaran tahun ini membawa berkah bagi para pelaku UMKM. Para pemudik yang pulang ke kampung halaman maupun wisatawan memburu oleh-oleh khas daerah.
Suasana ini terlihat di Kampung Alit, toko oleh-oleh khas Karanganyar. Banyak pemudik dan wisatawan yang melintas di jalur Solo-Tawangmangu berhenti sejenak di sana untuk membeli buah tangan.
Beragam oleh-oleh seperti timus, jadah tempe, gethuk, abon gulung, keripik singkong menjadi incaran para pengunjung. Di tempat ini, pembeli bisa memesan timus dan jadah goreng yang langsung dibuat di tempat.
"Saya beli tempe untuk bekal di jalan. Saya sama mama, adik, anak. Baru pertama kali ke sini. Lewat sini, kelihatan bagus dari luar. Kita sempatkan mampir," kata Nia, salah satu pengunjung, dikutip pada Jumat (27/3).
Jumlah pengunjung Kampung Alit meningkat signifikan. Pada hari-hari biasa, pengunjung hanya berkisar 300-400 orang. Pada momen Lebaran ini, pengunjung bisa mencapai 1.000 orang dalam sehari.
"Oleh-oleh unggulan kita timus goreng dan timus frozen. Kita juga ada cafe, playground, waterboom," kata Manager Operasional Kampung Alit, Arif Hidayatullah.
Nanas Subang Laris Manis
Libur Lebaran juga menjadi peluang bagi para pedagang buah nanas asal Subang, Jawa Barat. Pedagang nanas di jalur wisata Subang Selatan meraup untung karena banyaknya wisatawan yang berkunjung.
Ade, salah satu pedagang nanas, menuturkan bahwa ia bisa menjual 5-10 kwintal buah nanas per hari di masa Lebaran ini. Biasanya, nanas yang terjual hanya sekitar 1 kwintal per hari, itu pun di akhir pekan.
"Alhamdulillah jualan lancar. Rata-rata pembeli beli yang Rp 50 ribu. Di musim liburan Idulfitri ini penjualan meningkat," ujar Ade.
Selain nanas, aneka macam makanan ringan seperti dodol nanas, coklat nanas, keripik nanas juga menjadi buruan pelancong untuk dibawa sebagai oleh-oleh. Rill/Red

Komentar0