Lamongan, sindonews.id - Forum Kader Bela Negara (FKBN) Bakorda Kabupaten Lamongan menggelar kegiatan sosial dalam rangka Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Mengusung tema “Ramadhan Bela Negara”, kegiatan ini meliputi santunan anak yatim-piatu, pembagian 1.000 takjil gratis, serta buka puasa bersama kader FKBN Lamongan, Senin (16/3/2026).
Rangkaian kegiatan diawali dengan kunjungan ke Panti Asuhan Yatim-Piatu AR-Rasyid yang berlokasi di Jalan Kusuma Bangsa, Temanggungan.
Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian takjil dan buka puasa bersama di Alun-Alun Lamongan.
Kegiatan yang berlangsung pada malam ke-27 Ramadhan ini menjadi momentum aksi nyata Bela Negara di daerah, melalui penguatan solidaritas, kebersamaan, dan kepedulian sosial terhadap sesama, khususnya bagi anak-anak yatim piatu dan masyarakat yang tengah menjalankan ibadah puasa.
Di Panti Asuhan AR-Rasyid yang diasuh oleh Kyai Nur Cholis, rombongan FKBN berbagi kebahagiaan dengan 45 anak yatim piatu, terdiri dari santriwan dan santriwati, remaja, janda lanjut usia, hingga bayi berusia tiga bulan.
Suasana haru dan kebahagiaan terpancar dari wajah anak-anak panti. Meski hidup tanpa kehadiran orang tua kandung, mereka tetap merasakan kasih sayang melalui kepedulian para dermawan yang hadir.
Dalam kesempatan tersebut, juga digelar doa bersama yang dipimpin langsung oleh Kyai Nur Cholis. Seluruh anak yatim dan anggota FKBN menengadahkan tangan, memohon keberkahan di bulan suci Ramadhan.
Dalam doanya, Kyai Nur Cholis berharap seluruh pihak yang terlibat diberikan kemudahan, kelancaran, serta kesuksesan di dunia dan akhirat. Doa tersebut diamini secara khidmat oleh seluruh peserta.
Usai kegiatan di panti asuhan, rombongan FKBN Lamongan melanjutkan agenda dengan membagikan takjil di kawasan Alun-Alun Lamongan, tepatnya di depan Kantor Pemerintah Kabupaten Lamongan.
Takjil dibagikan kepada para pengguna jalan, mulai dari pejalan kaki, pengendara sepeda motor, mobil, hingga pengemudi becak motor (bentor).
Suasana kebersamaan pun terasa hangat saat masyarakat menerima dan menikmati hidangan berbuka puasa.
Ketua FKBN Lamongan, Muhammad Ferry Fadli, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk empati dan kepedulian sosial, sekaligus momentum menyambut penghujung Ramadhan.
“Momentum di malam ke-27 ini kami inisiasi sebagai bentuk empati kepada sesama, sekaligus menyambut akhir Ramadhan untuk kembali kepada fitrah. Melalui sedekah dan berbagi kepada anak yatim serta masyarakat yang berpuasa, kami berharap dapat menebus berbagai kekhilafan yang pernah kita perbuat,” ujarnya kepada awak media.
Ia menambahkan, semangat Bela Negara harus diwujudkan melalui nilai kepedulian, kehadiran, dan sinergi dengan masyarakat.
“Kita sebagai warga negara Indonesia harus terus menghidupkan nilai-nilai kebersamaan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Masyarakat adalah benteng terakhir bangsa,” tegasnya.
FKBN Lamongan berharap kegiatan sosial semacam ini dapat terus berlanjut, guna memperkuat semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Rill/Red


Komentar0