TUO9BUW7TUW7TSd7TSMpGfdpTi==

Dari PKKMB ke Pengabdian, UAI Resmikan Saung Quran dan Desa Binaan di PKBM Langgeng Ikhlas


Depok, sindonews.id -Semangat pasca Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2026 Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI) tidak berhenti di lingkungan kampus.

Semangat tersebut berlanjut melalui langkah nyata untuk belajar, berbagi, dan tumbuh bersama masyarakat dalam Kick Off Pasca PKKMB 2026 yang digelar di PKBM Langgeng Ikhlas, Depok.

Kegiatan ini menjadi momentum istimewa karena mempertemukan mahasiswa baru UAI angkatan 2026 dengan warga belajar dan masyarakat sekitar dalam suasana penuh kebersamaan.

Bukan sekadar kegiatan lanjutan setelah PKKMB, agenda ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menerjemahkan nilai-nilai yang diperoleh selama masa pengenalan kampus ke dalam pengalaman nyata di tengah masyarakat.

Kick Off Pasca PKKMB 2026 secara resmi dibuka oleh Rektor Universitas Al-Azhar Indonesia, Prof. Dr. Widodo Muktiyo. Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Rektor II UAI, Dr. Yusup Hidayat, S.Ag., M.H., Kepala Seksi Pendidikan Masyarakat Dinas Pendidikan Kota Depok Abdul Manan, S.E., Ketua PKBM Langgeng Ikhlas Sofa Yunari, serta jajaran Universitas Al-Azhar Indonesia.

Perkuat Kolaborasi UAI dan PKBM Langgeng Ikhlas

Salah satu agenda utama dalam kegiatan tersebut adalah penyerahan Memorandum of Understanding (MoU) antara Universitas Al-Azhar Indonesia dan PKBM Langgeng Ikhlas.

Penyerahan MoU dilakukan secara simbolis oleh kedua belah pihak sebagai bentuk komitmen untuk memperkuat kerja sama dalam bidang pendidikan, pemberdayaan masyarakat, pengembangan potensi, serta berbagai kegiatan kolaboratif lainnya.

Sebagai bentuk apresiasi sekaligus penguatan hubungan kelembagaan, UAI juga menyerahkan plakat kepada PKBM Langgeng Ikhlas.

Rangkaian peresmian kemudian ditandai dengan pemotongan pita oleh pimpinan UAI bersama pihak PKBM Langgeng Ikhlas.

Prosesi tersebut menjadi simbol resmi dimulainya Saung Quran dan Desa Binaan Universitas Al-Azhar Indonesia di PKBM Langgeng Ikhlas.

Saung Quran diharapkan menjadi ruang pembelajaran Al-Qur’an sekaligus ruang interaksi masyarakat.

Sementara itu, program Desa Binaan menjadi wadah kolaborasi berkelanjutan antara UAI dan masyarakat dalam mengembangkan potensi pendidikan, sosial, lingkungan, hingga kewirausahaan.

Dari Warga untuk Warga

Suasana Kick Off Pasca PKKMB 2026 semakin semarak dengan berbagai penampilan dari warga belajar dan masyarakat sekitar.

Warga belajar PKBM Langgeng Ikhlas menampilkan Taekwondo yang memperlihatkan semangat, kedisiplinan, dan keberanian.

Sementara itu, kelompok ibu-ibu warga sekitar turut menghadirkan Marawis, menciptakan suasana hangat dan religius dalam rangkaian kegiatan.

Penampilan tersebut menunjukkan bahwa masyarakat bukan hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga merupakan bagian aktif dalam proses kolaborasi yang dibangun bersama UAI.

Tiga Kelas, Satu Semangat untuk Belajar

Setelah rangkaian seremoni, mahasiswa baru UAI angkatan 2026 bersama warga belajar PKBM Langgeng Ikhlas mengikuti tiga kelas interaktif yang dirancang untuk mempertemukan pengetahuan, keterampilan, kreativitas, dan nilai-nilai Qurani.

1. Kelas Kreatif: Sablon Kaos

Dalam Kelas Kreatif, peserta diajak mengenal proses pembuatan produk sablon kaos. Selain mengasah kreativitas, kegiatan ini juga memperkenalkan keterampilan praktis yang berpotensi dikembangkan menjadi peluang kewirausahaan.

2. Kelas Mengaji: Mengenal Bacaan Al-Qur’an dengan Langgam

Pembelajaran Al-Qur’an menjadi salah satu bagian penting dalam rangkaian kegiatan. Peserta diajak mengenal cara membaca Al-Qur’an dengan langgam bersama Tim Tajwiduna, salah satu binaan Tajeer Inkubator Bisnis UAI.

Kelas ini menjadi salah satu wujud nyata semangat Saung Quran, yakni menghadirkan pembelajaran Al-Qur’an yang dekat dengan masyarakat, interaktif, dan menyenangkan.

3. Kelas Berbenih: Menanam untuk Menumbuhkan

Pada Kelas Berbenih, mahasiswa baru bersama warga belajar turun langsung ke lahan PKBM Langgeng Ikhlas untuk melakukan penanaman benih.

Lebih dari sekadar aktivitas bercocok tanam, kegiatan ini menjadi simbol bahwa setiap proses besar selalu dimulai dari sesuatu yang kecil, kemudian dirawat hingga tumbuh dan memberikan manfaat.

Belajar Tidak Selalu di Dalam Kelas

Melalui Kick Off Pasca PKKMB 2026, UAI menghadirkan pengalaman bahwa proses pendidikan tidak selalu berlangsung di dalam ruang kelas.

Di PKBM Langgeng Ikhlas, mahasiswa baru belajar tentang kreativitas melalui sablon, mengenal pembelajaran Al-Qur’an melalui langgam, belajar mengenai lingkungan melalui penanaman benih, sekaligus memahami arti kebersamaan melalui interaksi langsung dengan warga.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen Universitas Al-Azhar Indonesia untuk membentuk mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial, karakter Qurani, kreativitas, semangat kewirausahaan, serta keberanian untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Dari PKKMB menuju pengabdian, dari kampus menuju masyarakat. Karena perjalanan menjadi mahasiswa UAI bukan hanya tentang apa yang dipelajari, tetapi juga tentang apa yang dapat diberikan. Rill/Red

Komentar0

Type above and press Enter to search.